PENGANTAR MYSQL

 

  • Pendahuluan
  • Keunggulan MySQL
  • Sistem Server Database MySQL
  • Referensi

 

Pendahuluan

 

SQL ( Structured Query Language ) adalah bahasa stndart yang digunakan untuk mengakses server database . Semenjak tahun 70-an bahasa ini telah dikembangkan oleh IBM, yang kemudian diikuti dengan adanya Oracle, Informix dan Sybase. Dengan menggunakan SQL, proses akses database menjadi lebih user-friendly dibandingkan dengan misalnya dBase ataupun Clipper yang masih menggunakan perintah – perintah pemrograman murni.

Selain MySQL, ada beberapa jenis pemograman yang berorientasi database yang dapat digunakan untuk aplikasi di web seperti ORACLE. Oracle merupakan sebuah perusahaan besar di dunia yang cakupan bisnis salah satunya adalah penjualan software dan pembuatan software database yang diperuntukkan bagi perusahaan-perusahaan besar di dunia. Karena softwarenya tidak bebas di “pasaran” atau tidak free software maka sebagian besar perusahaan kecil atau menengah atau programmer web masih menggunakan database MySQL sebagai software database perusahaan atau webnya.

Berita terayar mengabarkan bahwa ORACLE merupakan perusahaan yang mendapatkan keuntungan terbesar dalam bisnis software database.

MySQL adalah sebuah server database SQL multiuser dan multi-threaded. SQL sendiri adalah salah satu bahasa database yang paling populer di dunia. Implementasi program server database ini adalah program daemon ‘mysqld’ dan beberapa program lain serta beberapa pustaka.

MySQL dibuat oleh TcX dan telah dipercaya mengelola sistem dengan 40 buah database berisi 10,000 tabel dan 500 di antaranya memiliki 7 juta baris (kira-kira 100 gigabyte data). Database ini dibuat untuk keperluan sistem database yang cepat, handal dan mudah digunakan. Walaupun memiliki kemampuan yang cukup baik, MySQL untuk sistem operasi Unix bersifat freeware, dan terdapat versi shareware untuk sistem operasi windows. Menurut pembuatnya, MySQL disebut seperti “my-ess-que-ell” dan bukan my-sequel !

Sebagaimana database sistem yang lain, dalam SQL juga dikenal hierarki server dengan database-database. Tiap-tiap database memiliki tabel-tabel. Tiap-tiap tabel memiliki field-field.

Umumnya informasi tersimpan dalam tabel – tabel yang secara logik merupakan struktur 2 dimensi  terdiri atas baris dan kolom.Field-field tersebut dapat berupa data seperti int , realm char, date, time dan lainnya.

SQL tidak memiliki fasilitas pemrograman yang lengkap, tidak ada looping ataupun percabangan ,misalnya. Sehingga untuk menutupi kelemahan ini perlu digabung dengan bahasa pemrograman semisal C.

Dalam training ini kita menggunakan MySQL sebgai SQL server karena berbagai kelebihannya. Antara lain;

  1. Source MySQL dapat diperoleh dengan mudah dan gratis
  2. Sintaksnya lebih mudah dipahami dan tidak rumit
  3. Pengaksesan database dapat dilakukan dengan mudah

 

Keunggulan MySQL

 

  • MySQL merupakan program yang multi-threaded, sehingga dapat dipasang pada server yang memiliki multi-CPU.
  • Didukung program-program umum seperti C, C++, Java, Perl, PHP, Python, TCL APIs dls.
  • Bekerja pada berbagai platform. (tersedia berbagai versi untuk berbagai sistem operasi).
  • Memiliki jenis kolom yang cukup banyak sehingga memudahkan konfigurasi sistem database.
  • Memiliki sistem sekuriti yang cukup baik dengan verifikasi host.
  • Mendukung ODBC untuk sistem operasi Microsoft Windows.
  • Mendukung record yang memiliki kolom dengan panjang tetap atau panjang bervariasi. dan masih banyak keunggulan lainnya (lihat manual mysql_3.22)
  • MySQL merupakan software yang free, dan bisa di download di www.mysql.com. Sedangkan software database lainnya seperti ORACLE merupakan software yang harus di beli.
  • MySQL dan PHP saling terintegrasi. Maksudnya adalah pembuatan database dengan menggunakan sintak PHP dapat di buat. Sedangkan input yang di masukkan melalui aplikasi web yang menggunakan script server-side seperti PHP dapat langsung dimasukkan ke database MySQL yang ada di server dan tentunya web tersebut berada di sebuah web server.

 

Sistem Server Database MySQL

 

Sistem database MySQL memiliki sistem sekuritas dengan tiga verifikasi yaitu user(name), password dan host. Verifikasi host memungkinkan untuk membuka sekuriti di ‘localhost’, tetapi tertutup bagi host lain (bekerja di lokal komputer). Sistem sekuriti ini ada di dalam database mysql dan pada tabel user. Proteksi juga dapat dilakukan terhadap database, tabel, hingga kolom secara terpisah.

 

Referensi

 

Referensi pengetahuan tentang MySQL secara umum telah dipandang cukup dari manual yang telah diberikan oleh TcX (mysql_3.22). Beberapa buku lain tengan database SQL banyak dijumpai dan dapat memberikan pengetahuan tambahan tentang pemrograman SQL.

Akses Databases

            Pada umumnya akses ke database melalui tiga tahapan, yaitu :

1. Koneksi ke database (persiapan)

2 .Query/permintaan data (operasi)

3. Pemutusan koneksi

Koneksi ke database dilakukan menggunakan fungsi-fungsi mysql_connect(), mysql_pconnect(), mysqlselect­_db().

Untuk lebih lanjutnya, kita akan membahasnya pada bagian modul berikutnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

INSTALASI DAN TIPE DATA

 

  • Instalasi MySQL
  • Tipe Data

 

Instalasi MySQL

           

Untuk bisa bekerja dengan software MySQl, tentunya software tersebut harus terinstal terlebih dahulu di komputer kita. Untuk mendapatkan software tersebut kita dapat download dari website resmi MySQL yaitu http://www.mysql.com. Di website tersebut ada beberapa software MySQL dari yang terlama sampai yang terbaru.

            Dalam modul ini kita akan menggunakan MySQL versi mysql-3.23.32-win. Setelah anda download, file tersebut harus di ekstrak supaya kita dapat menginstalnya. Setelah di ekstrak maka kita install dengan menekan file setup dua kali. Selanjutnya ikuti instruksi yang ada ketika instalasi.

            Setelah kita berhasil menginstal software tersebut, maka untuk menjalankannya kita harus memulainya dari Dos-Prompt. Buka tampilan Dos-Prompt dari menu program pada tombol start. Jika kita meletakkan file instalasi mysql di direktori “c:\mysql” maka pada tampilan Dos-Prompt kita masuk ke directori tersebut. Perhatikan gambar di bawah ini :

 

Dari gambar di atas, maka dapat dijelaskan bahwa :

Pada baris pertama yaitu c:\windows\cd\

Dengan di tulisnya cd\ berarti kita pindah ke directori asal yaitu “c:\”. Ada juga sintak “cd..” yang berarti bahwa kita naik ke folder yang di atas folder sebelumnya.

            Karena ketika kita menginstalnya di folder c:\mysql maka kita harus masuk ke mysql. Untuk mengkonfigurasinya maka kita harus masuk ke folder “bin”  dengan menuliskan pada tampilan Dos-Prompt “c:\mysql\bin”

            Agar modul mysql berjalan dengan baik dan dapat terakses dengan benar maka kita harus menjalankan mysqldump yang ada di folder bin dengan sintak mysqld~2, juga kita harus menjalankan mysql-opt dengan sintak mysqld~1.

            Agar bisa MySQL dapat berjalan dengan baik di mana software tersebut terjaga dengan diberi password dan password tersebut terestriksi dengan baik maka gunakan sintak :

 

Sintak mysqladmin reload merupakan perintah untuk mengaktifkan mysql dan agar user dan passwordnya dapat aktif dengan baik.

Sintak mysqladmin –u root password smkti berarti nama user adalah root dan password-nya adalah smkti.

            Hal ini sangat berguna ketika kita ingi menghubungkan sintak PHP dengan MySQL karena untuk menghubungkannya kita membutuhkan nama user yang memiliki database tertentu dengan password yang harus terproteksi supaya user lain tidak dapat melihat dan menggangu ini database yang telah ada.

            Langkah selanjutnya adalah :

 

Untuk bisa masuk kedalam system MySQL maka kita harus menuliskan sintak :

mysql –u root –p

Maka akan muncul kalimat enter password . Password yang kita masukkan adalah password yang sudah kita nyatakan pada sintak sebelumnya yaitu smkti.

            Jika telah nampak sintak :

            mysql>

            mysql>

maka kita telah masuk kedalan system database MySQL tersebut.

 

Tipe Data

         

Beberapa jenis tipe data dalam MySQL memiliki tipe tersendiri dalam tiap field di table databasenya.

            MySQL mengenal beberapa type data field, yaitu :

  1. Tipe data numerik

Tipe data numerik dapat dibedakan menajdi dua kelompok, yaitu tipe data integer dan tipe data floating point. Tipe data integer untuk data bilangan bulat sedangkan tipe data floating point digunakan untuk bilangan desimal.

Tipe data numeric dapat kita sajikan dalam table di bawah ini :

Tipe data

Kisaran nilai

Tinyint

(-128) – 127 atau 0-225

Smallint

(-32768) – 32767 atau 0 – 65535

Mediumint

(-8388608)-8388607 atau 0-16777215

Int

(-2147683648)-(2147683647) atau 0-4294967295

Bigint

(-9223372036854775808)-(9223372036854775807) atau

0 – 18446744073709551615

Float(x)

(-3.402823466E+38)-(-1.175494351E-38),0,dan

1.175494351E-38 – 3.402823466E + 38

Float

Idem

Double

(-1.7976E+308)–(-2.22E-308),0,dan(2.22E-308)-(1.79E+308)

 

Besar kebutuhan memori penyimpanan untuk masin-masing tipe data di atas sebagai berikut :

Column type

Storage required

TINYINT

1 byte

SMALLINT

2 bytes

MEDIUMINT

3 bytes

INT

4 bytes

INTEGER

4 bytes

BIGINT

8 bytes

FLOAT(4)

4 bytes

FLOAT(8)

8 bytes

FLOAT

4 bytes

DOUBLE

8 bytes

DOUBLE PRECISION

8 bytes

REAL

8 bytes

DECIMAL(M,D)

M bytes (D+2, if M < D)

NUMERIC(M,D)

M bytes (D+2, if M < D)

 

  1. Tipe data string

Yang termasuk dalam tipe data string adalah tipe-tipe data berikut :

Tipe kolom

Kebutuhan memori penyimpanan

CHAR(M)

M bytes, 1 <= M <= 255

VARCHAR(M)

L+1 bytes, where L <= M and 1 <= M <= 255

TINYBLOB, TINYTEXT

L+1 bytes, where L < 2^8

BLOB, TEXT

L+2 bytes, where L < 2^16

MEDIUMBLOB, MEDIUMTEXT

L+3 bytes, where L < 2^24

LONGBLOB, LONGTEXT

L+4 bytes, where L < 2^32

ENUM(‘value1′,’value2’,…)

1 or 2 bytes, depending on the number of enumeration values (65535 values maximum)

SET(‘value1′,’value2’,…)

1, 2, 3, 4 or 8 bytes, depending on the number of set members (64 members maximum)

 

  1. Tipe data waktu

Yang termasuk dalam tipe data tanggal dan waktu adalah sebagai berikut :

Column type

Storage required

DATETIME

8 bytes

DATE

3 bytes

TIMESTAMP

4 bytes

TIME

3 bytes

YEAR

1 byte

 

Tipe data char() dan varchar() pada prinsipnya sama. Yang menjadi perbedaannya adalah pada jumlah memori yang dibutuhkan untuk penyimpanan. Memori penyimpanan yang dibutuhkan tipe data char() bersifat statis, besarnya tergantung pada berapa jumlah karakter yang ditetapkan pada saat field tersebut dideklarasikan. Sebaliknya, tipe data varchar() besar memori penyimpanan tergantung terhadap berapa karakter yang digunakan ditambah 1 byte yang berisi data jumlah karakter yang digunakan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

SINTAK DASAR MySQL

 

  • Pengantar Sintak Dasar
  • Membuat Database Baru

 

Pengantar Sintak Dasar

         

MySQL merupakan bahasa pemograman database di mana penulisan sintaknya tidak serumit bahasa pemograman lainnya seperti java, C++ dan sebagainya. Satu hal yang perlu diingat bahwa setiap penulisan script MySQL di Dos-Prompt harus selalu diakhiri dengan tanda titik koma (;).

            Di dalam source MySQL yang telah terinstal secara default telah terisi sebuah database yang bernama mysql  dan tes . Untuk dapat menampilkan apasaja nama database yang telah ada maupun yang akan kita buat, gunakan sintak :

            Mysql> show databases;

Perhatikan contoh di bawah ini :

 

Contoh  di atas menunjukkan bahwa dengan menggunakan sintak show databases; berarti kita dapat menampilkan seluruh nama database yang telah ada.

Sintak untuk bisa masuk kedalam salah satu system database tersebut adalah :

            Mysql>use nama_database;

Perhatikan gambar di bawah ini :

 

Dengan mengetikkan sintak ­use mysql; dan keluar kalimat database change, berarti kita telah masuk ke dalam database mysql yang telah ada.

Di setiap database tentu ada terdapat beberapa table yang menjadi komponen dasar sebuah database. Sintak untuk menampilkan seluruh table yang telah ada di dalam database mysql adalah :

­mysql>show tables;

perhatikan gambar di bawah :

 

Dari gambar di atas, kita dapat melihat bahwa di dalam database mysql sudah ada beberapa table yang telah default dari mysql-nya sendiri. Didalam database tersebut ada table columns­_priv (columns_privilege), db, host, tables_privilege, dan user di mana tiap tablenya memiliki fungsi tertentu yang dapat diakses oleh tiap user. Database mysql ini biasanya sering digunakan bagi webmaster sebagai tempat penyimpanan data, karena table-table yang telah ada dan table yang dibutuhkan sebagian besar telah terpenuhi. Fungsi tiap table tersebut akan kita bahas di bawah ini.

            Untuk bisa melihat isi seluruhnya dari salah satu table sepeti user, maka gunakan sintak sebagai berikut :

msql>select*from user;

Maka akan tampil suatu kolom-kolom dan baris-baris yang telah ada  seperti gambar di bawah ini:

 

 

Dari gambar di atas akan terlihat kolom host, user dan password yang telah terisi. Isi dalam kolom tersebut seperti :

 

Host

User

Password

Localhost

Root

1fb744464c9bba54

 

Localhost merupakan nama komputer kita sendiri apabila komputer tersebut kita jadikan server. Sedangkan root adalah nama user yang berhak penuh untuk mengatur database yang telah ada seperti menambah user, memberi fasilitas kepada user lain agar user lain dapat akses ke database tersebut, bahkan juga root bisa membuat database baru yang dapat digunakan kapanpun. Kolom password yang terisi oleh kombinasi k\angka dan huruf di atas yaitu 1fb744464c9bba54 merupakan hasil password yang telah terestriksi pada sintak terdahulu yaitu dengan menambahkan sintak password di depan kata password itu sendiri.

 

 

 

 

Membuat Database Baru

 

Membuat database

                Untuk membuat sebuah database dengan nama ‘formulir’ kita tidak perlu harus keluar terlebih dahulu dari salah satu database walau kita sebelumnya telah masuk ke dalamnya, untuk membuatnya gunakan syntax berikut

 mysql>create database formulir;

Perhatikan gambar di bawah ini :

 

 

 

Jika ada kalimat query ok, 1 row affected (0,88 sec) berarti kita telah berhasil membuat sebuah database yang bernama formulir.

Dan untuk menghapusnya, gunakan sintak sebagai berikut :

mysql>drop database formulir;

Perhatikan gambar di bawah ini :

 

Pada kondisi di atas, apabila kita lupa meletakkan tanda titik koma (;) di akhir kalimat maka pada baris setelahnya akan keluar tanda (->). Di samping tanda tersebut harus kita beri tanda titik koma (;) agar dapat berjalan dengan baik.

Membuat tabel

            Setelah kita memasuki sebuah database, kita dapat mulai membuat tabel – tabel sesuai dengan keperluan kita. Dalam database dikenal primary key, yaitu field yang menjadi acuan data terhadap field-field lainnya dan primary key tidak boleh null.Misalkan nama tabelnya adalah ‘data’, maka sintaknya adalah :

             mysql>create table data (field1 typefield1 not null , field2 typefield2, primary key (field1);

contoh :

            create table data (nama char(15) not null, alamat char(20), primary key (nama));

Perhatikan gambar di bawah ini :

 

Berbeda dengan sintak membuat database yang baru (create database formulir), membuat table dalam database harus langsung disertai dengan menuliskan nama kolom dan tipe datanya. Tanpa membuat hal tersebut maka kita belum bis membuat suatu table karena kolomnya belum ada. Dan juga untuk membuat suatu table yang baik maka harus disertai dengan primary key sebagai kolom pembeda dari kolom yang lainnya agar user dalam mencari data tidak mengalami kesusahan dalam mencari data yang diinginkan.

Mengisi tabel

Setelah tabel terbentuk, kita dapat memulai pekerjaan mengisi database. Syntax yang digunakan adalah :

mysql>insert into data (field1,field2) values (valuefield1,valuefield2);
            contoh :

            insert into data (nama, alamat) values (‘firdaus’,’pustena’);

perhatikan contoh di bawah ini :

 

yang perlu diperhatikan, untuk type field char data yang dimasukkan harus diapit tanda petik ‘ ‘, sedangkan untuk tipe integer tidak.

Untuk menampilkan isi dari imput yang barusan kita isi gunakan sintak :

mysql>select*from nama_table;

contoh :

            select*from data;

perhatikan gambar di bawah :

 

            Tanda (*) merupakan perintah untuk menampilkan seluruh kolom beserta isinya. Jika kita ingin menampilkan hanya kolom nama saja, maka sintaknya adalah:        mysql>select field from nama_table;

contoh :

            select nama from data;

Perhatikan gambar di bawah :

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

SINTAK MySQL (Lanjutan)

 

  • Editing Table
  • Menampilkan isi tabel

·   Menambah/menghapus/mengubah field dari tabel

 

Editing Table

 

Mengubah isi tabel

                 Untuk mengoreksi kesalahan data yang kita masukkan, atau untuk memperbaharui value field yang lama dapat kita gunakan syntax berikut;

            mysql>update nama_table  set fieldl=’valuefieldbaru’;

            contoh :

            update data set nama=’adnan’;

maka hasilnya adalah seluruh value field dari field yang ditentukan dari sintak di atas yang telah terisi maupun yang belum terisi akan berubah menjadi adnan, hal ini di sebabkan kita belum mengidentifikasi value field mana saja yang harus berubah.

Perhatikan gambar di bawah :

 

Kalimat error seperti di atas menandakan kalau ada kesalah pengisian. Sebelumnya kita harus mengetahui kondisi field ketika pertama kali kita definisikan. Karena field nama merupakan primary key dari table tersebut maka tidak boleh value field-nya yang sama agar ketika user mencari data, tidak ada isi data yang sama. Jadi sifatnya harus unik. Untuk itu kita harus mengupdate field selain field yang sudah kita definisikan sebagai primary key. Field lainnya adalah alamat.

Contoh:

            update data set alamat=’asrama’;

perhatikan gambar di bawah :

 

memperbaharui  value field yang lama atau yang masih kosong tanpa harus merubah seluruh value field dalam satu filed dapat kita gunakan syntax berikut;

mysql>updatenama_table set fieldl=’newvaluefield’ where field2=’valuefield2’;

            contoh :

            update data set alamat=’pustena’ where nama=’adnan’ ;

Maka yang berubah hanya isi kolom alamat dengan posisi sejajar dengan valuefield (firdaus) dari kolom nama.

Perhatikan gambar di bawah ini :

 

 

Menghapus Isi Table

Untuk menghapus valuefield  pada suatu tabel dapat dipakai syntax;

mysql>delete from nama_table  where field=valuefield;

contoh :

delete from data where nama=’alikomeini’;

Hasilnya adalah seluruh valuefield yang satu baris dengan valuefield yang kita definisikan untuk di hapus akan terikut hilang.

Perhatikan gambar di bawah ini :

 

Jika kita ingin menghapus valuefield tertentu saja tanpa harus menghapus valuefield lainnya maka gunakan sintak update seperti di atas namun pada bagian valuefieldbaru harus di kosongkan agar hasilnya nanti tidak ada data yang masuk sebagai input.

contoh :

            update data set alamat=’’ where nama=’adnan’ ;

perhatikan gambar di bawah :

 

 

Menambah/menghapus/mengubah field dari tabel

 

            Bila kita ingin memodifikasi field pada tabel dapat digunakan syntax;

            mysql>alter table nama_table  add/drop field (typefield());
Menambah field dalam tabel, sintaknya:

            mysql>alter table nama_table  add field typefield();

            contoh:

            alter table data add telepon int(10);

            Perhatikan contoh di bawah  :

 

Pada gambar di atas ada tulisan NULL. Tulisan ini muncul karena ketika kita menulis sintaknya tidak kita sertai dengan kata not null seperti pada contoh di atas. Karena itu kata NULL akan otomatis muncul. Untuk menggantinya maka kita harus mengupdatenya dengan sintak seperti di atas.

– Menambah field dalam suatu table dengan mengatur posisi letak field, sintaknya

mysql>alter table nama_table  add field typefield() after field;

contoh :

alter table data add pekerjaan char(15) after alamat;

Perhatikan gambar berikut :

 

– Menghapus field dalam tabel, sintaknya :

mysql>alter table nama_table  drop field;
contoh :

alter table data drop telepon;

Perhatikan gambar berikut :

 

– Mengganti nama dari field table

Untuk mengganti penamaan judul field dari sebuah table gunakan sintak :

mysql>alter table nama_table change name_field name_field_baru typefield();

contoh :

      alter table data change pekerjaan telepon int(10);

      perhatikan gambar berikut :

 

Perhatikan gambar tersebut. Sebelumnya kita telah mendefinisikan typefield pekerjaan adalah “char”, tetapi dengan sintak di atas kita dapat sekaligus mengganti tipefield dari field yang ingin kita ganti namanya dan juga kita dapat memperbesar atau memperkecil ukuran tipefieldnya. Bila kita tidak ingin mengganti nama fieldnya tetapi hanya ingin memperbesar ukuran typefieldnya sama maka sintaknya sama saja seperti di atas tetapi pada kalimat nama_field_baru tetap di tulis  nama_field  yang awal sedangkan ukurannya dapat kita ganti di dalam kurung ().

 

 

 

Menampilkan isi tabel 

 

untuk menampilkan keseluruhan isi table telah kita bahas di atas yaitu dengan menggunakan syntax

 mysql>select * from nama_field;

untuk menampilkan tabel dengan kondisi field tertentu semisal field nama

mysql>select field1,field2 from nama_field;

contoh :

select nama, alamat from data;

Menampilkan isi tabel dengan beberapa keyword :

1.  Distinct

Keyword ini berguna untuk menghilangkan record-record yang sama.

Sintaknya :

mysql>select distinct field from nama_table ;

contoh :

select distinct nama from data;

                 2.   Between

Keyword ini berguna untuk membatasi suatu kolom yang berada pada suatu batas nilai tertentu. Misalkan, buka tabel user di database formulir, sintaknya :

mysql>select field1, field2 from nama_table where field2 between valuefield2 and valuefield2;

contoh :

select nama, umur from user where  telepon between 2500000 and 2530000;

                 3.   like

Keyword ini berguna untuk mencari data yang memiliki pola tertentu. Misalkan untuk mencari alamat user dengan kata unix, dapat digunakan query :

mysql>select field from nama_table  where field like ‘%value%’;

contoh :

select alamat from  data where alamat like ‘%cisitu%’;

  1. order by

Keyword ini berguna untuk menampilkan field sesuai abjad. Sintak :

mysql>select * from nama_table  order by field;

contoh :

select*from data order by nama;

untuk urutan kebalikannya dapat digunakan;

mysql>select field1,field2 from data order by field1 desc;

Untuk sintak-sintak di atas gunakan sample data seperti yang ada di dalam gambar berikut:

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

AGREGATE FUNCTION DAN PHPMYADMIN

 

  • Agregate Function
  • Sub Agregate Dengan Group By
  • Menyaring Hasil Agregate Function

PHPMYADMIN

  • Instalasii
  • Cara Kerja PhpMyadmin

 

Agregate Function

 

Selain dari pengolahan record-record, SQL juga menyediakan fungsi-fungsi agregate dalam SQL adalah untuk menghitung hasil tampilan. Karena ia sifatnya adalah untuk di tampilkan maka fungsi tersebut  tergolong dalam bagian sintak select. Beberapa jenis fungsinya  antara lain :

Nama fungsi

Fungsi

sum()

Menghitung jumlah ekspresi numerik

avg()

Menghitung rata-rata ekspresi numerik

min()

Menghitung angka minimal ekspresi numerik

max()

Menghitung angka maksimal ekspresi numerik

count()

Menghitung jumlah non-null ekspresi

count(*)

Menghitung jumlah baris

 

            Untuk lebih jelas, perhatikan gambar berikut :

 

Dari table di atas, perhatikan pada kolom telepon dan umur, karena kedua kolom tersebut yang memiliki value aritmatika.

            Perhatikan sintak dasar dari function aggregate di bawah ini :

mysql>select aggregate_function(nama_field) from nama_table;

contoh 1:

            select sum(umur) from data;

Perhatikan hasilnya dalam gambar berikut :

 

Dari gambar di atas jelas bahwa fungsi dari sum adalah menjumlahkan seluruh data yang bersifat arimatika.. Sedangkan kalau data yang ada di dalam kolom tersebut tidak bersifat arimatika (angka) maka hasilnya adalah nol. Sedangkan bila dalam satu kolom terdapat berbagai jenis data seperti data angka maupun data kata/kalimat maka data yang terbaca adalah data aritmatika dan data non angka di anggap tidak ada atau nol.

Contoh 2:

            Select avg(umur) from data;

Maka hasilnya adalah :

 

Seluruh data di jumlahkan kemudian di bagi dengan banyak data, sehingga menghasilkan data seperti di atas.

 

 

 

Sub Agregate Dengan Group By

           

Fungsi Group By adalah untuk menyatukan antara beberapa field dalam sebuah table di mana salah satu field atau lebih menggunakan agregate function. Misalnya, jika kita ingin menampilkan nama dengan rata-rata umur setiap pelajar maka kita harus menggunakan sintak :

mysql>select field1, aggregate_function(field2) from nama_table order by field1;

            contoh :

            select alamat, avg(umur) from data group by alamat;

Maka hasilnya ada di gambar  bawah ini :

   

 

Menyaring Hasil Agregate Function

 

            Untuk menyaring tampilan setelah dilakukan fungsi agregate, maka harus menggunakan keyword having. Misalnya untuk menyaring pelajar dengan umur di bawah 19 tahun, maka sintaknya adalah :

mysql>select field1, aggregate_function(field2) from nama_table group by field1 having agragate_function(field2) operator_perbandingan valuefield;

contoh :

select alamat, avg (umur) from data group by alamat having avg(umur) >20;

Maka hasilnya adalah :

 

 

PHPMYADMIN

Instalasi

            Phpmyadmin merupakan software yang digunakan untuk memudahkan bagi seseorang untuk membuat suatu database dengan cepat tanpa harus mengetik secara manual di Dos-Prompt. Software ini dapat di download di http://www.phpwizard.net.

            Setelah di download dan di ekstrak maka hasilnya letakkan di folder di mana kita posisikan document Root web server kita. Peletakan ini akan kita pelajari pada modul PHP yang akan datang. Namun sebelumnya ada file yang perlu di edit, yaitu file yang bernama config.inc.php3. Di dalam file ini ada beberapa kalimat yang harus di edit yaitu

Pada bagian user dan password. Pada kedua baris itu kita harus menyamakannya dengan kondisi ketika kita pertama kali menginstal MySQL melalui Dos_Prompt. Jika user-nya root maka tulis di bagian tersebut root, dan jika password MySQL-nya smkti maka letakkan kata smkti di baris tersebut. Untuk lebih jelasnya lagi perhatikan gambar di bawah ini :

 

Setelah selesai mengeditnya kemudian muka webserver yang telah ada yaitu apache kemudian buka browser IE atau netscape, tulis di addressnya dengan localhost, maka secara otomatis browser akan membuka directory document root yang telah kita buat sebelumnya. Untuk lebih jelasnya lagi mengenai pembuatan web server dengan apache dan menjalankan server-side scripting yaitu PHP, akan kita bahas pada modul berikutnya.

 

Cara Kerja PhpMyadmin

 

            Setelah berhasil masuk kedalam localhost maka kita masuk kedalam folder PhpMyadmin yang telah kita letakkan sebelumnya. Kemudian klik dua kali file index,php3 yang digunakan untuk menjalankan software tersebut. Ada cara lain tanpa harus mengklik file index.php3 yaitu mengedit file httpd.conf pada bagian “Directory Index” kita harus menulis ekstention .php3 atau .php agar ketika browser membuka folder tersebut, file tersebut otomatis terbuka tanpa harus mengklik file tersebut.

            Setelah software tersebut bekerja maka akan tampil browser seperti gambar di bawah ini :

 

Pada browser tersebut tampak beberapa bagian yang menyatakan nama database yang telah kita buat sebelumnya dengan menggunakan Dos-Prompt yaitu di sebelah kiri gambar sedangkan di sebelah kanan tampak suatu kolom yang di peruntukkan untuk membuat suatu database yang baru. Kalau kita tidak ingin membuat database yang baru dan hanya ingin mengedit database yang lama maka anda cukup mengklik nama database yang telah ada di sebelah kiri tersebut, maka Phpmyadmin akan membawa anda ke halaman lainnya yang berupa tempat editing database lengkap dengan field dan valuefieldnya.

            Dalam modul ini kita akan membuat suatu database yang baru dengan nama database registrasi. Untuk itu kita tinggal menuliskan kata registrasi di klom yang telah tersedia kemudian klik button create.

            Maka akan tampil suatu tampilan sebagai berikut :

 

Pada bagian paling bawah yaitu create new table, di bawahnya terdapat field name dan fields. Kedua kolom tersebut adalah digunakan ketika kita ingin membuat table baru di dalam database tersebut. Misalkan nama tablenya adalah data dan banyak fields-nya adalah 4, kemudian tekan button “go”. Maka akan tampak tampilan sebagai berikut :

 

Pada gambar di atas, banyak fieldnya kurang lengkap, hal ini karena keterbatasan kertas. Untuk lebih jelasnya lagi, anda dapat melihatnya sendiri jika telah berhasil menjalankannya. Di dalam gambar tersebut anda tinggal memasukkan nama field, typefield, besar tipefieldnya dan apakah kita posisikan field tersebut sebagai primary key atau tidak. Untuk kondisi primary key di gambar atas tidak kelihatan. Posisinya ada di sebelah paling kanan dari gambar.

Setelah semuanya di isi, maka tekan button save, maka anda akan di tampilkan suatu halaman lainnya yaitu :

 

 

 

Pada gambar di atas, tampak pada bagian di atas adalah sintak SQL yang jika kita tulis di tampilan Dos_Prompt akan sama hasilnya yaitu akan menghasilkan suatu table dengan nama data dan nama fieldnya adalah nama, alamat, telepon, dan umur. Pada halaman ini kita dengan mudah memasukkan data ke table yaitu dengan menekan dua kali kata insert, maka kita akan di tampilkan suatu field-field yang memiliki nama seperti yang kita buat sebelumnya. Untuk melihat seluruh hasil input ke database, kita cukup mengklik kata browse, maka kita akan di tampilkan seluruh isi field yang telah ada.

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s